Taman Baka Bukit Raya

Wisata Alam – Taman Baka Bukit Raya – Kalimantan Barat


Taman Baka Bukit Raya ,Kawasan hutan Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya merupakan perwakilan dari tipe ekosistem hutan hujan tropika pegunungan dengan kelembaban relatif tinggi , sangat didominir oleh puncak-puncak pegunungan , Taman ini meliputi Bukit Baka, Bukit Raya, Sungai Senamang, Sepan Apui dan Sungai Ella.
Bukit Baka. Pendakian, menyelusuri sungai dan pengamatan satwa/tumbuhan. Bukit ini mempunyai ketinggian 1.620 meter dpl, dan sering ditutupi kabut dengan suhu udara sejuk. Puncak Bukit Baka dapat ditempuh sekitar tujuh jam perjalanan dari Dusun Nanga Juoi Kecamatan Manukung.

Bukit Raya. Pendakian, menyelusuri sungai dan pengamatan satwa/tumbuhan, wisata budaya. Ketinggian Bukit Raya sekitar 2.278 meter dpl, suhu sangat dingin. Pendakian dari Nanga Jelun-dung, dusun Rumokoy, Mihipit, Hulu Labang, Birang Merabai sampai ke puncak bukit dapat ditempuh sekitar 3-4 hari.

Sungai Senamang, Sepan Apui dan Sungai Ella. Arung jeram, sumber air panas, padang pengembalaan rusa, pengamatan satwa dan air terjun.
Masyarakat asli yang berada di sekitar taman nasional merupakan keturunan dari kelompok suku Dayak Limbai, Ransa, Kenyilu, Ot Danum, Malahui, Kahoi dan Kahayan. Karya-karya budaya mereka yang dapat dilihat adalah patung-patung kayu leluhur yang terbuat dari kayu belian, kerajinan rotan/bambu/pandan dan upacara adat.
Menuju Taman Baka Bukit Raya melalui Pontianak-Sintang-Nanga Pinoh (mobil), 460 km selama sembilan jam dan dilanjutkan ke Nanga Nuak dengan speedboat selama 2,5 jam. Dari Nanga Nuak ke lokasi taman nasional selama dua jam dengan mobil. Atau dari Palangkaraya-Kasongan menggunakan mobil selama 1,5 jam, dilanjutkan menggunakan speedboat selama tiga jam menuju Tumbang Samba, dan ke Tumbang Hiran selama tiga jam dan ke Tumbang Senamang dan Kutuk Sepanggi selama dua dan empat jam.
Musim kunjungan terbaik: bulan Juni s/d September setiap tahunnya.

Informasi Satwa , Tumbuhan di Taman Baka Bukit Raya
Tercatat 817 jenis tumbuhan yang termasuk dalam 139 famili diantaranya Dipterocarpaceae, Myrtaceae, Sapotaceae, Euphorbiaceae, Lauraceae, dan Ericadeae. Selain terdapat tumbuhan untuk obat-obatan, kerajinan tangan, perkakas/bangunan, konsumsi, dan berbagai jenis anggrek hutan. Terdapat bunga raflesia (Rafllesia sp.) yang merupakan bunga parasit terbesar dan juga tumbuh di Gunung Kinibalu Malaysia. Tumbuhan endemik antara lain Symplocos rayae, Gluta sabahana, Dillenia beccariana, Lithocarpus coopertus, Selaginnella magnifica, dan Tetracera glaberrima.

Satwa mamalia yang dapat dijumpai antara lain macan dahan (Neofelis nebulosa), orangutan (Pongo satyrus), beruang madu (Helarctos malayanus euryspilus), lutung merah (Presbytis rubicunda rubicunda), kukang (Nyticebus coucang borneanus), rusa sambar (Cervus unicolor brookei), bajing terbang (Petaurista elegans banksi), dan musang belang (Visvessa tangalunga).

Jenis burung yang menetap di taman nasional ini antara lain enggang gading (Rhinoplax vigil), rangkok badak (Buceros rhinoceros borneoensis), enggang hitam (Anthracoceros malayanus), delimukan zamrud (Chalcophaps indica), uncal kouran (Macropygia ruficeps), kuau raja (Argusianus argus grayi), dan kuau kerdil Kalimantan (Polyplectron schleiermacheri). Kuau kerdil merupakan satwa endemik pulau Kalimantan yang paling terancam punah akibat kegiatan manusia di dalam hutan.
Disekitar kawasan dapat dikunjungi Stasiun Pelatihan dan Penelitian Kehutanan yang terletak di Dusun Kaburai. Tumbang Gagu. serta Melihat rumah panjang tradisional suku Dayak (Betang).

Selengkapnya simak Wisata Kalimantan



Artikel Terkait:

9 komentar:

  1. sungguh mengagumkan kekayaan alam di Kalimantan, menggugah hasrat untuk suatu saat dapat langsung melihat, nice sahabat.

    BalasHapus
  2. @BRI Jakarta Veteran: alam yang perlu dilestariakan dan di jaga..trimakasih ga komentnya...

    BalasHapus
  3. mantap kapan kapan kesana asik juga

    BalasHapus
  4. Indonesia selalu menyediakan keindahan alam
    kereeen sobattt

    BalasHapus
  5. wah...
    saya aja yang orang kalimantan barat belum pernah kesana...
    Hhmmm, haruskah saya ke sana ya? pengen juga neh....

    BalasHapus
  6. @Universitas : itulah keindahan alam Indonesia..masih banyak lagi.
    @ rizki : patut bersyukur atas karunia Tuhan.
    @ artiirhamna : o iya..mungkin agak jauh dr tempatnya ya.. buktikan aja keindahannya..'
    Kpd semua sahabat trima kasih komentnya..salam..

    BalasHapus
  7. wah..perlu dilestarikan tu biar keindahan indonesia makin beragam...n lebih banyak lagi,,,kalo di biarkan saja apalagi malah dirusak itu kerugian besar

    BalasHapus

Terima kasih Anda telah menyimak Artikel ini.
Artikel ini kami kutip dari berbagai sumber,sebaiknya Anda simak juga sumbernya melalui link yang disediakan.
Apabila berkenan silahkan berikan komentar.